Semangat Sumpah Pemuda

 Semangat Sumpah Pemuda Untuk Menghadapi Gelombang

Krisis Keuangan Dunia bagi Bangsa Indonesia.

 

1.         Pendahuluan

 Pada tanggal 28 Oktorber 1928, Sumpah pemuda  dideklarasikan oleh para pemuda dari seluruh pelosok nusantara.  Sejarah Besar telah  dimulai ketika sekelompok pemuda dari berbagai golongan, suku, agama, aliran, politik  merasa perlunya sebuah perekat,  pemersatu agar bangsa Indonesia lebih solid dan kuat untuk menuju kemerdekaan.
              Pokok permasalah yang  ada adalah: apa relevansi Semangat Sumpah pemuda pada  zaman sekarang  khususnya dalam menghadapi Krisis keuangan dunia?  Apa langkah  pemerintah dalam mengantisipasi krisis yg mulai menyebar? Dan apa peran serta masyarakat dalam mendukung langkah yang telah diambil oleh pemerintah?
              Tujuan dari penulisan ini adalah dalam rangka memperingati hari ulang tahun sumpah pemuda yang ke 80, Kabadiklat Dephan memberikan kesempatan kepada seluruh keluarga besar Badiklat untuk berpartisipasi dalam lomba penulisan karangan bebas.
              Signifikansi dari penulisan artikel  ini adalah untuk mengingatkan kembali arti sumpah pemuda bagi bangsa Indonesia dalam menghadapi cobaan dan tantangan dalam berbangsa dan bernegara. Untuk memberikan pengetahuan  dan mengingatkan kepada seluruh anggota Dephan agar senantiasa menjaga dan mempererat tali persatuan dan kesatuan bangsa dalam menghadapi kesulitan dan permasalan-permasalah kebangsaan.
         
 2.            Kilas balik  Sumpah Pemuda

Delapan puluh tahun yang lalu anak-anak muda Indonesia berikrar bahwa; “Kami putra dan putri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia. Kami putra dan putri Indonesia mengaku     Berbangsa satu, bangsa Indonesia. Kami putra dan putri Indonesia mengaku  Berbahasa persatuan, bahasa Indonesia”. Ada tiga hikmah penting yang terkandung  dalam mengenang hari sumpah pemuda. Yang pertama,  jiwa sumpah pemuda adalah Cermin dari sebuah tekat yang menggelora , komitmen dan cinta terhadap bangsa dan negara. untuk mencapai satu tujuan yaitu kemerdekaan bangsa Indonesia. Yang kedua, sumpah pemuda mengingatkan pada kita semua bahwa keberadaan kita, kedudukan kita dalam berbangsa dan bernegara adalah sama, tidak ada yang dianak-tirikan, diabaikan, ditinggalkan, dikucilkan atau  dilupakan  dan bahkan diperlakukan tidak adil. Yang ketiga, Indonesia adalah milik kita bersama bukan milik golongan, individu, suku, ras ataupun agama. Bangsa Indonesia telah berikrar bahwa kita  berbeda-beda tetapi tetap satu itulah Bhineka Tunggal Ika.

Kemerdekaan yang telah kita dapatkan memberikan kesempatan kepada seluruh anak bangsa untuk  menjadi lebih baik, maju, bermartabat  dan sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Perjuangan dan pengorbanan yang tak terhingga harganya yang diberikan oleh para pendiri Negara. Kebersamaan tekat seluruh bangsa menghasilkan suatu Kemerdekaan yang diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945. Bangsa ini menemukan jadi dirinya yang  menjadikan Pancasila sebagai Ideologi Negara,  Undang-Undang Dasar 1945 sebagai Konstitusi negara. Merah Putih sebagai bendera persatuan bangsa. Indonesia Raya merupakan lagu kebangsaan Negara  dan bersepakat untuk menjadi satu dalam wadah  Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Perjalanan besar bangsa Indonesia dalam mengisi kemerdekaan bukanlah hal yang ringan dan mudah tapi kebersamaan dan kesatuan tekat yang bulat, bekerja keras  untuk  maju bersama merupakan modal utama yang harus dimiliki. Tantangan-tantangan  yang dihadapi bangsa Indonesia akan bisa dilalui dengan baik apabila kita bisa bersatu, bekerja keras , bantu-membantu dan saling ‘Asah, Asih, Asuh’.

 

3. Gelombang Krisis Keuangan Dunia
                Badai Tsunami Krisis keuangan dunia yang diawali oleh  negara raksasa ekonomi dunia yaitu Amerika yang ditandai dengan roboh system keuangan kapitalisme.  Kehancuran tersebut dipicu oleh kredit macet ‘Mortgage” yang kemudian berimbas dengan robohnya bank-bank besar dan ternama, seperti; Bank of America, Lehman brothers, Merril lynch, AIG dan Washington mutual. Dampak dari krisis ini akhirnya menyebar keseluruh dunia, Eropa dan Asia termasuk Indonesia di dalamnya. Ketidakberdayaan system kapitalisme yang ditandai dengan merosotnya seluruh pasar uang terbesar di dunia, “ Wall Street, Han Seng, Nikei, Streetimes dan Juga Bursa Efek Indonesia(BEI) tidak bisa dibendung oleh siapapun. Pada tanggal  8 Oktober BEI terpaksa menghentikan perdangan pasar saham karena Kejatuhan Indeks Harga saham yang terlalu besar yang dianggap tidak wajar dalam pasar uang.
                 Dipandang dari sudut kebersamaan yang terkandung dalam semangat Sumpah Pemuda,  persatuan dan kesatuan kita dalam menghadapi masalah kebangsaan dan kenegaraan telah ditunjukkan dengan jelas oleh  Pemerintah Kabinet Indonesia Bersatu yang  dipimpin oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono(SBY) dengan cepat merespon keadaan yang membahayakan ekonomi Indonesia. Mengambil langkah-langkah tepat dan akurat diantaranya; berkomunikasi dengan para ekonom, pengusaha, media, para menteri terkait dan juga  para gubernur. Pemerintah bergerak cepat dengan mengeluarkan berbagai kebijakan diantaranya; mengeluarkan Perpu No. 4/2008 tentang Jaring Pengaman Sistem Keuangan dan juga 10 langkah yang diintruksikan langsung oleh presiden diantaranya; memupuk kepercayaan masyarakat, investor,  memberikan insentif dan kemudahan secara proporsional, galakkan penggunaan produk dalam negeri
 
 4. Tantangan ke depan / Penutup.
 
               Jiwa dan semangat sumpah pemuda  yang didasari atas persatuan, kesatuan, bekerja sama dan kerja keras serta tekat maju bersama menuju harapan dan tujuan bangsa dan Negara Indonesia  akan bisa tercapai. Tugas berat pemerintah  akan bisa terlaksana dengan baik apabila ada semangat kuat dari seluruh lapisan masyarakat dan bangsa Indonesia untuk mencapai keberhasilan dan kesuksesan.
               Pemerintah bertekat untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tingkat enam persen, mengoptimalkan APBN 2009 untuk terus memacu pertumbuhan dengan  terus membuka peluang investasi dan ekspor.
               Gelombang krisis keuangan dunia yang sedang menerjang Negara Indonesia sekarang ini akan bisa kita lalui apabila kita bisa menyatukan langkah antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha serta elemen-elemen masyarakat lainnya untuk menghadapi krisis  dengan bersama-sama.
 
 
 
 
 

Advertisements

6 Comments

  1. nice artikel….
    thanks ya infonya…
    sangat bermanfaat

  2. wah ok sekali artikel ini om,semoga dapat membangkitkan semangat kebersamaan dan nasionalisme di dada para pemuda tanah air guna memikirkan cara keluar dari ancaman krisis ekonomi global ini..dan untuk para pemimpin bangsa ini berdiskusi ok saja tapi jangan lama2 yah diskusinya..:) anyway gool luck for u’r spirit!!!

  3. Hallo ..peluang usaha n yoyok, makasih atas kunjungan dan komentarnya. Memang betul yok kita hrs cepat bekerja dr pd diskusi. Sebenarnya Krisis ini dimulai dari US tapi ternyata yg kena imbas parah itu ke negara kita. Itu terlihat dari Jatuhnya Index Dow Jones yg terendah itu 40%, lha kok Index bursa Indonesia malah 60% trus yang krisis itu sebenarnya US atau Indonesia. Untuk itu kita harus bersatu menghadapi situasi sulit ini ! !!

  4. artikel yang menarik…

  5. Artikel yang patut untuk direnungkan

  6. […] Semangat Sumpah Pemuda […]


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s